
Buku ini bukan ditulis oleh ghostwriter atau penulis novel romansa, melainkan buah pemikiran langsung dari aktris Aurelie Moeremans. Berjudul lengkap Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth (atau dalam versi Indonesia: Kepingan Masa Muda yang Patah), buku yang dirilis resmi pada 10 Oktober 2025 ini adalah sebuah memoar. Artinya, semua yang tertulis di dalamnya adalah kejadian nyata yang dialami Aurelie. Aurelie menggunakan judul Broken Strings atau “Senar yang Putus” sebagai metafora yang sangat dalam. Kamu tahu kan kalau senar gitar putus? Alat musik itu enggak akan bisa menghasilkan nada yang harmonis lagi. Begitulah Aurelie menggambarkan masa mudanya yang direnggut akibat hubungan toksik dan manipulasi saat ia baru berumur 15 tahun. Tulisan ini jadi cara Aurelie buat “menyambung” kembali senar-senar hidupnya yang sempat hancur lewat tulisan yang sangat jujur dan personal.
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama!